Tuesday, January 20, 2015

Berawal dari sebuah meja komputer aku memberanikan diri menempuh jalan yang naik turun ke Kabupaten Tetangga.Untuk menemui sebuah nama asing yang muncul di layar komputer dan ponselku.(28 september 2014)Badanku shock sampai di rumah panas dingin mungkin karena tidak terbiasa dengan naik turunnya.Entah kenapa tanpa banyak syarat aku mengiyakan niat baiknya kepadaku saat itu.
Akhirnya cerita pun bergulir untuk niatan yang sedikit serius. Ia membagikan cerita yang sdikit rumit namun tragis.Hari - hari terlau serius dan penuh pertentangan dan perdebatan. Entah siapa yang salah salah, mungkin ego masing2 yang tinggi.Atau mungkin aku yang salah.Membuat perbedaan pendapat terus tiap harinya.Tapi aku jalani semuanya dengan sangat ihlash dan sabar
Dan inilah akhirnya pun berakhir.Saya yakin akan ada hikmah dari semua ini pling tidak aku tambah seorang saudara lagi.Sama sekali tiada sesal di hati karena aku yakin semuanya berasal dari Nya.Setelah aku berserah diri sholat dan membaca Al- Qur'an yang Maha dasyat.Semuanya lenyap. Seperti tidak pernah terjadi apa-apa.Cuma yang heran knapa ya da orang yang setega itu ya.Hmsss.... knapa ya dia begitu mudah mematahkan janji sedangkan aku begitu takut dengan pertangjawabanya nanti. Hmmm.. ya entahlah yang penting aku ndak seperti dia yang menginngkkari janji.
Aku akan tetap menjadi yang rendah diri.Sebenarnya orang itu sama 2 tidak tahu. Siapakah yang lebih baik. Dan aku ingin menjadi  yang selalu minta maaf.Yang penting selalu melakukan yang terbaik. So simple so easy....

0 komentar:

Post a Comment