Akhir bulan yang banyak menuai kontroversi.Banyk orang - orang asing masuk memberikan
Alloh telah mengajariku banyak hal pada akhir bulan ini...
Begitu kurasa nikmat yang nyata...Saat Cobaan datang kala itu pula aq harus menggantikan peran ibu dalam sinema kehidupan ini.Ibuku banyak tak lagi mampu mengingat bnyak hal.Bapak sendiri juga trauma dengan koma diabetiknya ibuku sayang.Sungguh Alloh telah memberiku kesempatan untuk memanfaatkan uangku ke jalan yang baik.Alloh menghindarkanku dari bermewah-mewahan baju baru layaknya remaja putri masa kini.Namun Alloh menjajikan ibadah birul walidn kepada orang tuaku. Suatu nikmat yang akhirnya kutemui setelah kini ibuku mulai berangsung - angsur membaik.
Betapa Alloh telah merencanakan segalanya begitu baik. Andai kata ak tak punya tabungan entah dari jalan mana aku bisa menebus biaya berobat ibuku.Aku pun juga tahu bahwa ternyata dalam desaku sendiri praktik2 kolusi masih dirajut sanggat baik.Hingga Jammkesmas tidak diterima selayaknya keluarga yang membutuhkan.Namun entahlah aku tak tahu apa - apa Alloh lah yang maha tahu.Yang terpenting sekarang mamakku sdah membaik.Tak maslah apapun yang terjadi pada ku dan usahaku aku tak peduli yang penting keluargaku sehat. I love My Family
Kontroversi.....ha ha ha biar kutilis bgini.. cerit ini.ya walaupun aku bukan penulis handal namun aku ingin menuangkannya sebagai kaca hidup ini.Suatu saat aku akan membacanya ulang untuk mengingtnya sebagai pelajaran.
Oke kembali ke pokok cerita yaitu "kontroversi" bgtulah yang terjadi akhir2 ini di dlam cerita ini. Di saat semuanya bgini beberapa "strangger" datang ke rumah seolah hantaman tersendiri padaku. Entah apa itu, tempaan, cobaan atau itu adalah kabar gembira. Sulit didiskripsikan. Di satu sisi tiba - tiba saja dtang orang yang terasa dekat ya...dekat namun wujudnya jauh. Dan entah knapa aku condong kepadanya shingga membuatku untuk melihat Februari nanti.Seperti bukan orang asing dan seperti tlah mengenalnya lama, Entah hanya halusinasi atau apa.
Nmun kadang ak bertepi dan menepi .Entah takut krena kejadian kemarin atau apa.Aku tak begitu tahu apa ak bisa seimbang dengan orang yang pernah mengenyam kertas skripsi atau tidak.Lagi pula jlan kami menemui suatu tikungan tajam ttang adat.
Pada akhirnya krena hidup ini telah tersusun sdmikian rapi sebenarnya. Dan ya... aku yang kecil seperti bug - bug tak tahu apa pun sebearnya.Jadi paling baik adalah menggantungkan harapanku pada Alloh aku yakin tak akan kcewa...yang Maha Cinta yang sangat mencintaiku pasti akan memberikan kabar gembira atas harapanku kepada Nya. Amiiiin
0 komentar:
Post a Comment