Dan akhirnya kemarin tgl 26 Maret aq pun berjumpa dengan orang yang bernama H. P itu nak.Pulangnya kita khujanan nak mgkin itu salah satu teguran Alloh ke Ibu nak, karena ibu melewatkan waktu isya' ibu hanya dengan seseorang yang bukan muhrimnya.Jujur dia baik Nak, tawanya yang idah sama persis dengan yang ditelpon. Khas banget gak ada duplikatnya. Tapi entahlah ibu pun bkan seorang dewa gk tahu juga di dalam hatinya gimana - gimana. Esoknya dia ingin berkunjung k rumah ibu tapi gak jadi.pikir ibu pasti telah terjadi something dgannya, atau kluarganya.Soo mulai sekarang ibu gak tenggelamkan harapan ibu sama dia.Ibu hanya pasrahkan saja dng Yang Kuasa.Karena kmu harus tahu nak berharap kepada orang itu bnyak kecewanya, sedangkan Alloh SWT adalah tempat bergantunya harap.Maha Cinta Alloh
Ibu ndak menginginkan bersama orang - orang terpelajar.Karena ibu tahu diri ibu hanyalah orang biasa.Beginilah akhirnya bila dengan orang - orang terpelajar yang beda kasta, selalu ribet dan terlalu banyak hambatan.Pdahal yang diinginkan Ibu hnyalah satu yang beribadah saja, yang mnerima apa danya pada diri ibu, itu sudah tidak ada yang lainnya.
Hari ini ibu sdah bersandar pada yang Kuasa dan ibu tak akan lagi berharap bnyak nak.
Nantikan kisah ibu selanjutnya ya..
0 komentar:
Post a Comment